Friday, December 11, 2020
PPDB TAHUN AJARAN 2021/2022
Download Buku Desain Pengembangan Soal Asesmen Kompetensi Minimal (AKM) Edisi 2020
Dalam latar belakang Buku Desain Pengembangan Soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) edisi 2020 dinyatakan bahwa dalam rangka menyiapkan peserta didik yang memiliki kecakapan abad ke-21, pemerintah akan melakukan asesmen kemampuan minimum (AKM) pada tahun 2021 yang meliputi asesmen pada literasi membaca dan numerasi, yaitu asesmen pada kemampuan bernalar menggunakan bahasa (literasi membaca) dan asesmen kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi). Literasi membaca bukan hanya sekadar kemampuan membaca secara harfiah tanpa mengetahui isi/makna dari bacaan tersebut, melainkan kemampuan memahami konsep bacaan. Sementara itu, numerasi bukan hanya sekadar kemampuan menghitung, melainkan kemampuan mengaplikasikan konsep hitungan di dalam suatu konteks, baik abstrak maupun nyata. AKM dapat menghasilkan peta kecakapan tentang literasi membaca dan numerasi peserta didik pada kelas 5, 8, dan 11 yang dapat digunakan untuk memperbaiki proses pembelajaran di satuan pendidikan. Oleh karena itu, soal-soal yang dikembangkan untuk AKM bersifat kontekstual, berbagai bentuk soal, mengukur kompetensi pemecahan masalah, dan merangsang peserta didik untuk berpikir kritis. Penilaian dalam AKM mengacu pada tolok ukur yang termuat dalam Programme for International Student Assessment (PISA) dan Trends in International Mathematics and Science Study (TIMSS). Soal-soal AKM akan membuat peserta didik melahirkan daya analisis berdasarkan suatu informasi, bukan membuat peserta didik menghapal/mengingat-ingat materi.
Pengembangan soal-soal AKM dilakukan melalui kegiatan: penyusunan desain, penyusunan dan analisis framework, penyusunan stimulus, penugasan penulisan soal, penulisan soal, penelaahan dan perbaikan soal, perakitan soal/bahan uji coba, validasi soal, uji coba soal, penskoran dan analisis soal, interpretasi hasil analisis,seleksi soal, penyusunan spesifikasi tes, pemilihan soal, pemaketan soal, proofreading, fiat, dan pemanfaatan tes/soal. Kegiatan penyusunan desain hingga seleksi soal merupakan kegiatan pengembangan soal, sedangkan kegiatan penyusunan spesifikasi tes hingga pemanfaatan tes merupakan kegiatan penyiapan bahan AKM.
Bagaimana Bentuk Soal AKM? Menurut Buku Desain Pengembangan Soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) edisi 2020, Bentuk soal AKM bervariasi, yaitu pilihan ganda (PG), pilihan ganda kompleks, menjodohkan, isian, dan esai atau uraian.
1. Pilihan Ganda
Soal pilihan ganda terdiri atas pokok soal dengan beberapa pilihan jawaban. Peserta didik diminta menjawab soal dengan memilih satu jawaban benar dari beberapa pilihan jawaban yang disediakan. Jumlah pilihan jawaban untuk soal kelas 1 sampai dengan kelas 3 sebanyak 3 pilihan (A, B, C), kelas 4 sampai dengan kelas 9 sebanyak 4 pilihan (A, B, C, D), dan kelas 10 sampai dengan kelas 12 sebanyak 5 pilihan (A, B, C, D, E).
Penulisan soal pilihan ganda harus memenuhi kaidah penulisan soal PG, yaitu dari segi materi, konstruksi, dan bahasa. Dari segi materi, konsep harus benar, kunci hanya satu, dan pilihan jawaban harus homogen dan logis. Dari segi konstruksi, pokok soal dan pilihan jawaban harus jelas dan tidak menimbulkan pengertian ganda, informasi yang dituliskan hanya yang diperlukan, pilihan jawaban tidak menggunakan kalimat “semua jawaban di atas salah/benar”. Dari segi bahasa, soal harus memenuhi kaidah bahasa Indonesia.
2. Pilihan Ganda Kompleks
Soal pilihan ganda kompleks terdiri atas pokok soal dan beberapa pernyataan yang harus dipilih peserta didik dengan memberi tanda centang (✓) pada kotak yang disediakan di depan setiap pernyataan yang dianggap sesuai dengan permasalahan pada pokok soal, pada kolom Ya/Tidak, pada kolom Benar/Salah, atau pilihan lain yang sesuai.
Pemberian skor berdasarkan kompleksitas dari pernyataan dan jumlah pilihan jawaban. Apabila jumlah pernyataan 3-5 dan pilihan jawaban 2 (benar-salah, ya-tidak, berubah –tidak berubah, atau lainnya), penskoran 1 atau 0. Artinya, diberi skor 1 bila semua jawaban benar, diberi skor 0 bila ada jawaban salah. Apabila jumlah pernyataan lebih dari 5 dan pilihan jawaban lebih dari 2 (hewan-tumbuhan-mikroorganisme, pagi-siang-malam, kota-kabupaten-kecamatan-desa, hijau-merah-kuning-biru-oranye, atau lainnya), penskoran 2 1 0. Diberi skor 2 bila menjawab semua benar, diberi skor 1 bila salah 1 atau 2, diberi skor 0 bila salah lebih dari 2.
3. Menjodohkan
Bentuk soal menjodohkan mengukur kemampuan peserta tes dalam mencocokkan, menyesuaikan, dan menghubungkan antardua pernyataan yang disediakan. Soal ini terdiri atas dua lajur. Lajur pertama (sebelah kiri) berupa pokok soal dan lajur kedua (sebelah kanan) berupa jawaban. Jumlah jawaban sebaiknya lebih banyak daripada jumlah pokok soal di sebelah kiri.
4. Isian atau jawaban singkat
Soal isian dan jawaban singkat adalah soal yang menuntut peserta tes untuk memberikan jawaban secara singkat, berupa kata, frasa, angka, atau simbol. Perbedaannya adalah soal isian disusn dalam bentuk kalimat berita, sementara itu soal jawaban singkat disusun dalam bentuk pertanyaan.
5. Esai atau uraian
Soal uraian adalah soal yang jawabannya menuntut peserta didik untuk mengingat dan mengorganisasikan gagasan-gagasan dengan cara mengemukakan atau mengekspresikan gagasan tersebut dalam bentuk uraian tertulis. Pada soal uraian disediakan pedoman penskoran yang merupakan acuan dalam pemberian skor. Jawaban peserta didik akan diskor berdasarkan kompleksitas jawaban.
Skor penuh atau skor tertinggi diberikan pada jawaban yang memenuhi semua kriteria/kunci jawaban benar. Skor sebagian diberikan pada jawaban yang kurang memenuhi kriteria/kunci jawaban benar. Jawaban salah diberi skor 0, sedangkan tidak menjawab atau kosong diberi kode 9.
Link Download Buku Desain Pengembangan Soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) edisi 2020
Thursday, December 10, 2020
CONTOH SOAL AKM SMP DAN PEMBAHASANNYA
Apa itu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)?
Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan oleh semua murid untuk mampu mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat. Terdapat dua kompetensi mendasar yang diukur AKM: literasi membaca dan literasi matematika (numerasi). Baik pada literasi membaca dan numerasi, kompetensi yang dinilai mencakup keterampilan berpikir logis-sistematis, keterampilan bernalar menggunakan konsep serta pengetahuan yang telah dipelajari, serta keterampilan memilah serta mengolah informasi. AKM menyajikan masalah-masalah dengan beragam konteks yang diharapkan mampu diselesaikan oleh murid menggunakan kompetensi literasi membaca dan numerasi yang dimilikinya. AKM dimaksudkan untuk mengukur kompetensi secara mendalam, tidak sekedar penguasaan konten.
Literasi membaca didefinisikan sebagai kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks tertulis untuk mengembangkan kapasitas individu sebagai warga Indonesia dan warga dunia dan untuk dapat berkontribusi secara produktif kepada masyarakat.
Numerasi adalah kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai warga negara Indonesia dan dunia.
Tujuan AKM
Dalam pembelajaran terdapat tiga komponen penting, yaitu kurikulum (apa yang diharapkan akan dicapai), pembelajaran (bagaimana mencapai) dan asesmen (apa yang sudah dicapai). Asesmen dilakukan untuk mendapatkan informasi mengetahui capaian murid terhadap kompetensi yang diharapkan. Asesmen Kompetensi Minimum dirancang untuk menghasilkan informasi yang memicu perbaikan kualitas belajar-mengajar, yang pada gilirannya dapat meningkatkan hasil belajar murid.
Pelaporan hasil AKM dirancang untuk memberikan informasi mengenai tingkat kompetensi murid. Tingkat kompetensi tersebut dapat dimanfaatkan guru berbagai mata pelajaran untuk menyusun strategi pembelajaran yang efektif dan berkualitas sesuai dengan tingkat capaian murid. Dengan demikian “Teaching at the right level” dapat diterapkan. Pembelajaran yang dirancang dengan memperhatikan tingkat capaian murid akan memudahkan murid menguasai konten atau kompetensi yang diharapkan pada suatu mata pelajaran.
Contoh Soal AKM SMP/MTs dan Pembahasannya
Berikut kami sampaikan link untuk beberapa contoh soal AKM jenjang SMP/MTs dari PUSMENJAR
1.NUMERASI
semoga dapat menjadi bahan pembelajaran dalam menghadapi AKM.
Monday, July 13, 2020
SKB 4 Menteri Tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran TA 2020-2021
Monday, June 1, 2020
HARI LAHIR PANCASILA 1 JUNI 2020
Sunday, May 24, 2020
SELAMAT IDUL FITRI 2020M/1441H
Selamat hari raya idul Fitri 1441 H, mohon maaf lahir dan batin atas salah dan khilaf kami selama ini.
Taqobbalallahu Minna Wa Minkum Shiyyaamana Wa Shiyyaamakum Taqobbal Yaa Kariim..
Wednesday, April 1, 2020
Perpanjangan Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Sebaga Upaya Peningkatan Kewaspadaan Penyebaran COVID-19
Friday, July 5, 2019
Pelaksanaan 5 Hari Sekolah
Menindaklanjuti Surat Edaran Walikota Madiun No.420/2291/401.101/2019 tentang Pelaksanaan Lima Hari Sekolah, maka SMP Pesantren Sabilil Muttaqien Madiun mulai Tahun Pelajaran 2019/2020 akan menerapkan 5 hari sekolah. Berikut Surat Edarannya:
Friday, June 14, 2019
101 Tahun Kota Madiun Berkarya Untuk Bangsa
Kepala Sekolah, Segenap Dewan Guru dan Staf Tata Usaha SMP PSM Madiun mengucapkan
Dirgahayu Kota Madiun yang ke 101 Tahun.
Dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Madiun yang ke 101 Tahun, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kota Madiun meluncurkan Logo HUT 101 Kota Madiun. Dalam rangka Hari jadi Kota Madiun mengusung Tema :
“Kota Madiun Berkarya Untuk Bangsa”
Makna tema dari logo tersebut adalah “Dengan semangat hari jadi Kota Madiun ke 101 dengan implementasi panca karya, Kota Madiun menyatukan tekad senantiasa berkontribusi untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia”
dan ada pula Arti dari logo tersebut adalah sebagai berikut :
- Angka 101, menunjukkan usia kota madiun ke 101 tahun pada tahun 2019
- Warna merah dan putih pada angka 1, bahwa kota madiun berkontribusi untuk Indonesia
- Warna warni di angka 0, menggambarkan keanekaragaman masyarakat kota madiun untuk bekerja bersama mewujudkan masyarakat sejahtera.
logo tersebut dapat diunduh pada link berikut :
https://drive.google.com/open?id=1lbbNMCLgoawbO6AkW2UVc-Irc9kiGXCd
Berikut rangkaian acara peringatan Hari Jadi Kota Madiun yang ke 101
File tersebut dapat diunduh di
https://drive.google.com/drive/folders/179vt7CiuvPe8wxcD7dWt58EMCBIXl_Tu
Thursday, February 28, 2019
POS Akreditasi Sekolah / Madrasah Tahun 2019
- Semua sekolah/madrasah yang belum terakreditasi
- Semua sekolah/madrasah pada jenjang SMA/MA dan SMK yang telah habis masa akreditasinya (termasuk yang habis pada tahun 2019)
- sekolah/madrasah pada jenjang SD/MI, SMP/MTs, dan SLB yang telah habis masa berlaku akreditasinya 1 tahun atau lebih dengan diprioritaskan sekolah/madrasah yang lebih lama habis masa akreditasinya
- Sosialisasi dan Pengisian Data isian Akreditasi (DIA) Dalam Sistem Penilaian Akreditasi Sekolah/Madrasah (Sispena)
- Penetapan Sekolah/Madrasah yang Akan Divisitasi dan Penugasan Asesor
- Visitasi ke Sekolah/Madrasah
- Validasi Proses dan Hasil Visitasi
- Verifikasi Hasil Validasi dan Penyusunan Rekomendasi
- Penetapan Hasil dan Rekomendasi Akreditasi
- Pengumuman Hasil Akreditasi
- Penerbitan Sertifikat Akreditasi dan Rekomendasi
Alur proses akreditasi tersebut dapat disimak melalu bagan berikut ini.
Sunday, January 27, 2019
Permendikbud No 51Tahun 2018 Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru
Monday, April 3, 2017
Sosialisasi oleh Satlantas Polres Madiun kota
Saturday, January 31, 2015
UJIAN NASIONAL 2015
- pemetaan mutu program satuan pendidikan;
- dasar seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya; dan
- pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Untuk kisi-kisi Ujian Nasional 2015 dapat di UNDUH DISINI
Thursday, December 20, 2012
Pendaftaran Calon Peserta UN 2013
- BIODATA UN. Exe
- msvsc71.dll
- vfp9r.dll
- vfp9renu.dll
- vfp9t.dll
- foxypreview.app
- ReportBuilder.app
- ReportOutput.app
- ReportPreview.app
- Kompetensi.dbf > Khusus untuk keperluan SMK saja, SMP dan SMA tidak memerlukan file ini.
- buat data di excel sesuai format yang sudah di sediakan.
- download aplikasi DBF Viewer&Editor lalu Instal ke komputer.
- buka DBF yang hendak dibuka contoh di 04-01\Biodata\BIO13_3003001K.dbf
- buka file BIO13_3003001K.dbf .
- buka format yang sudah diketik di BIO13_3003001K.xls
- blok datanya lalu copy
- buka software DBF Viewer&Editor
- open BIO13_3003001K.dbf
- pastekan di data BIO13_3003001K.dbf .
- save filenya.
- Letakkan file excel yang akan di export ke Folder Biodata
- Pilih / klik dulu nama sekolah yang dikendaki mulai dari Propinsi, Kabupaten dan Sekolah.
- Klik / pilih Sub Menu Export / Import
- Nama Siswa
- Kelas paralel
- Nomor absen
- Nomor induk di sekolah
- NISN (jika memiliki)
- Tempat lahir
- Tanggal lahir
- Jenis kelamin
- Nama orang tua10. Nomor peserta UN tahun sebelumnya (jika mengulang)
- Kode peserta UN SD/MI atau Paket A/ULA untuk peserta UN SMP/MTs, Kode peserta, UN SMP/MTs atau paket B/Wusaha untuk peserta UN SMA/MA dan SMK (pengecualian untuk lulusan sekolah luar negeri)
- Sebelum melakukan entri data, pastikan bahwa sudah mendownload file dari data base pusat yang bernama : rayon13_xxU.dbf dan sek13_xx01U.dbf ( xx = kode propinsi ) dan Kompetensi.dbf. File ini tidak boleh menggunakan file yang bukan dari data base pusat.
- Untuk SMP/MTs Sejawa Timur nih aku kasih Link download Data Base SKHUN dari SD,, jadi tinggal masukan nomor SKHUN muncul tuh nama, tanggal lahir sesuai ijazah... kayak gambar dibawah ini nih....
Tuesday, October 30, 2012
Eksistensi RSBI Digugat ke Mahkamah Konstitusi
Indra Akuntono
Koalisi Anti Komersialisasi Pendidikan (KAKP) menggelar aksi di
depan Gedung Mahkama Konustitusi (MK), Jakarta, Rabu (28/12/2011), untuk
menyerahkan naskah gugatan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional
(RSBI).
Mereka juga menyerahkan naskah gugatan terhadap rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI).
"Pendidikan yang sejatinya merupakan prasyarat bagi pelaksanaan hak asasi manusia dirancang dan dibatasi tidak untuk seluruh rakyat Indonesia. Ini tecermin dengan adanya ketentuan mengenai RSBI," kata Jimmy di sela-sela aksi.
Menurut dia, penyelenggaraan RSBI juga memicu dualisme sistem pendidikan nasional karena mengacu pada kurikulum yang terdapat pada lembaga pendidikan negara-negara Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD). Selain itu, kata dia, penyelenggaraan RSBI pada sekolah publik juga melanggar sila kelima Pancasila, "Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia", karena RSBI tidak dapat diakses anak-anak dari keluarga miskin.
Atas dasar itu, KAKP menilai, RSBI melanggar konstitusi karena bertentangan dengan semangat dan kewajiban negara mencerdaskan kehidupan bangsa serta menimbulkan dualisme sistem dan liberalisasi pendidikan di Indonesia. Selain itu, RSBI juga dianggap menimbulkan diskriminasi dan kastanisasi dalam bidang pendidikan serta berpotensi menghilangkan jati diri bangsa Indonesia yang berbahasa Indonesia.
Selanjutnya, KAKP melalui tim kuasa hukum mengajukan permohonan judicial review pada Pasal 50 Ayat 3 Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) kepada MK dengan harapan majelis hakim MK mangabulkan permohonan pembatalan Pasal 50 Ayat 3 UU Sisdiknas.
"Kami memohon MK memutuskan menghentikan operasional dan anggaran seluruh RSBI di Indonesia sampai ada putusan MK terkait hal ini," kata Jimmy.
Dia menambahkan, penyelenggaraan RSBI didasari pada Pasal 50 Ayat 3 UU No 20/2003 tentang Sisdiknas. Pasal tersebut berbunyi, "pemerintah dan pemerintah daerah menyelenggarakan sekurang-kurangnya satu satuan pendidikan pada semua jenjang pendidikan untuk dikembangkan menjadi satuan pendidikan yang bertaraf internasional".
Guna mendukung pemenuhan pasal tersebut, tambahnya, pemerintah mengeluarkan beberapa peraturan, seperti PP No 17/2010 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan serta Permendiknas No 78/2009 tentang penyelenggaraan sekolah bertaraf internasional yang kemudian menjadi dasar penyelenggara RSBI untuk memungut bayaran yang tinggi kepada warga negara.
"Tapi, nyatanya menjadi tidak terjangkau oleh masyarakat miskin," ungkapnya.
Wednesday, December 14, 2011
Hasil OSN 2011 Tingkat Kabupaten Kota Provinsi Jawa Timur
(Sumber: http://ppmsmpjatim.blogspot.com/ )
Monday, April 19, 2010
Sekolah Menengah Pertama Pesantren Sabilil Muttaqien (SMP PSM) Kota Madiun
Sekolah Menengah Pertama Pesantren Sabilil Muttaqien (SMP PSM) Kota Madiun yang berdiri tanggal 16 september 1975 adalah satu-satunya sekolah dengan kombinasi kedua hal tersebut. Dengan berlandaskan tiga prinsip utama yaitu Ilmu, Amal dan Taqwa, SMP PSM Kota Madiun bersaing dalam hal peningkatan mutu pendidikan. Hal ini nampak pada hasil perolehan nilai akreditasi B serta pencapaian jumlah siswa terbesar untuk kategori sekolah swasta di Kota Madiun.
Besarnya kepercayaan masyarakat pada SMP PSM Kota Madiun tersebut adalah amanah yang harus dikelola sehingga dalam pendidikan ke depan SMP PSM Kota Madiun dapat lebih meningkatkan prestasi baik dalam bidang akademik maupun non akademik yang telah dicpai selama ini.
SMP PSM Kota Madiun kembali membuka Pendaftaran Siswa Baru (PSB) untuk Tahun Pelajaran 2012/2013. PSB dibagi menjadi 2 gelombang, yaitu:
Gelombang I : 11 Juni - 23 Juni 2012
Gelombang II : 25 Juni - 8 Juli 2012
Untuk informasi lebih lanjut klik PSB Online
Buruan mendaftar!!!
Tempat sangat terbatas!!!
























